ku rasakan pagi ini berbeda,, dan memang selalu berbeda di tiap paginya. tahu apa yang sedang ku rasakan?
KEMATIAN.. hanya kata itu yang terlintas dalam kepalaku. mengingat kata itu, aku selalu teringat dengan kakekku yang telah wafat beberapa bulan yang lalu. sedih,, ia sedih kurasa, karena aku tak sempat melihat wajahnya untuk yang terakhir kalinya. teringatku akan beliau yang penuh wibawa, bijaksana dan selalu mengajarkanku untuk selalu tabah dan bersyukur dalam menjalani hidup ini.
teringatku pada beliau yang selalu mengunjungi rumah ibuku setiap minggu dengan berjalan kaki dari rumahnya, yang menurutku itu cukup membuat kakinya bengkak. tapi beliau selalu melakukan itu setiap hari demi melihat anak-anaknya yang lambat laun berhasil dan menurutku cukup membuat beliau bangga.
lalu aku pun teringat,, apa yang telah aku perbuat sehingga membuat beliau bangga padaku?? rasanya tidak ada,, aku pun tak yakin bahwa beliau tahu siapa aku. karena aku tidak dekat dengan beliau. mungkin dikarenakan rumah kami yang berjauhan atau memang aku bukan cucu yang baik. ohh kakek,, betapa aku merindukanmu sekarang. ingin rasanya ku tunjukan sesuatu padamu yang dapat membuatmu selalu mengingatku ketikau engkau melihatku.
dan penyesalan itu selalu datang terlambat.
Senin, 11 Juni 2012
ketika ku ingat mati
ku rasakan pagi ini berbeda,, dan memang selalu berbeda di tiap paginya. tahu apa yang sedang ku rasakan?
KEMATIAN.. hanya kata itu yang terlintas dalam kepalaku. mengingat kata itu, aku selalu teringat dengan kakekku yang telah wafat beberapa bulan yang lalu. sedih,, ia sedih kurasa, karena aku tak sempat melihat wajahnya untuk yang terakhir kalinya. teringatku akan beliau yang penuh wibawa, bijaksana dan selalu mengajarkanku untuk selalu tabah dan bersyukur dalam menjalani hidup ini.
teringatku pada beliau yang selalu mengunjungi rumah ibuku setiap minggu dengan berjalan kaki dari rumahnya, yang menurutku itu cukup membuat kakinya bengkak. tapi beliau selalu melakukan itu setiap hari demi melihat anak-anaknya yang lambat laun berhasil dan menurutku cukup membuat beliau bangga.
lalu aku pun teringat,, apa yang telah aku perbuat sehingga membuat beliau bangga padaku?? rasanya tidak ada,, aku pun tak yakin bahwa beliau tahu siapa aku. karena aku tidak dekat dengan beliau. mungkin dikarenakan rumah kami yang berjauhan atau memang aku bukan cucu yang baik. ohh kakek,, betapa aku merindukanmu sekarang. ingin rasanya ku tunjukan sesuatu padamu yang dapat membuatmu selalu mengingatku ketikau engkau melihatku.
dan penyesalan itu selalu datang terlambat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
wow ini postingan yang pertama!!!
BalasHapus